Cocoa Sustainability Partnership | Website

CSP Slideshow
 
You are here:

Join us


 

Pencarian

Partners

 

Deptan Sulsel
     Sulbar

 
ICCRI  Mars Symbioscience
  
Deptan Agro Inovasi
  
IFC     Askindo
  
Armajaro   Veco Indonesia
  
    UNHAS  Swiss Contact
   
 Mercy Cops
 ACIAR
  
      Ecom Rainforest Alliance

Anggaran Gernas Kakao Majene Turun 55 Persen

Antaranews- Alokasi anggaran gerakan nasional peningkatan mutu dan produksi kakao (Gernas Pro Kakao) untuk Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mengalami penurunan hingga 55 persen menjadi Rp4,6 miliar dibanding anggaran tahun sebelumnya. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Majene, Burhanuddin di Majene, Rabu, mengatakan bahwa anggaran gernas pro kakao yang dialokasikan pada tahun 2011 sebesar Rp13 miliar mengalami penurunan sekitar Rp8,4 miliar pada tahun ini.
More info
   

Petani kakao Babana beralih tanam sawit

Antara News- Sebagian petani kakao di Banana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kini mulai beralih mengembangkan tanaman kelapa sawit karena dianggap lebih menjanjikan untuk peningkatan ekonomi masyarakat. "Kebanyakan petani kakao di Desa Babana mulai tidak tertarik mengembangkan tanaman kakao. Ini akibat kurangnya perhatian pemerintah untuk membina petani di daerah kami," kata, Abbas, salah seorang petani kakao yang beralih tanam perkebunan sawit di Mamuju, Senin.
More info
   

Produksi Kakao Olahan Diproyeksikan Tumbuh 42% di 2012

Indonesia Finance Today- Produksi kakao olahan nasional pada 2012 diperkirakan mencapai 400 ribu ton, tumbuh 42,8% dibanding proyeksi tahun ini 280 ribu ton, menurut Kementerian Perindustrian. Pertumbuhan tersebut seiring investasi yang dilakukan sejumlah produsen kakao olahan. Benny Wachjudi, Direktur Jenderal Industri Agro dan Kimia, menjelaskan tahun ini perusahaan kakao olahan yang merealisasikan investasi adalah PT Asia Cocoa Indonesia, anak usaha dari Goliath Guan Chong Berhad asal Malaysia. Perusahaan tersebut membangun pabrik kakao olahan dengan kapasitas 60 ribu ton di Batam senilai US$ 24 juta pada semester I 2011.
More info
   

Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Kakao

Kompas- Gejolak politik dalam negeri Pantai Gading membuka peluang petani kakao Indonesia untuk meningkatkan pendapatan. Untuk itu, petani perlu meningkatkan produksi dan kualitas kakao sesuai standar nasional maupun internasional. Akhir-akhir ini banyak pengusaha industri kakao Eropa dan Amerika mulai melirik kakao Indonesia. Untuk itu, pemerintah perlu mengupayakan produksi kakao petani agar dapat memenuhi harapan pembeli dan memenuhi standar kualitas.
More info
   

Produksi Kakao 2012 diprediksi Hanya Tumbuh 10%

Detik.com- Produksi biji kakao pada 2012 diprediksi hanya naik 10% dibandingkan tahun ini, yakni hanya sekitar 500.000 ton. Penyebab terbesar adalah faktor cuaca dan tidak jalannya program gerakan nasional kakao. Seperti diungkapkan Ketua Asosiasi Kakao Indonesia, Zulhefi Sikumbang, produksi kakao nasional Indonesia pada 2012 diprediksi akan mencapai 500.000 ton. "Jumlah ini naik 10% dari tahun 2011 yakni hanya 450.000 ton. Namun walau naik, produksi kakao Indonesia masih tercatat anjlok karena pada 2010 produksi Indonesia mencapai 575.000 ton," kata Zulhefi, kepada detikFinance, Sabtu (24/12/11).
More info
   

Page 1 of 25

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »

Publication

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


  • Meeting

  • Workshop

  • Visiting

Executive CSP Board Meeting ( 07 Desember 2011)
Meeting ini membahas tentang pendanaan sekretariat dan struktur sekretariat CSP.
Field Visit UTZ Certified Workshop to PTPN XII Jawa Timur, September 21, 2011
Kunjungan Tim CSP dan Konsultan IFC ke PT. Armajaro
Dalam kunjungan tersebut PT. Armajaro membagi pengalamannya dalam melakukan proses sertifikasi, dimana perusahaan tersebut telah membina 1000 petani di Polman, Sulawesi Barat. 

Referensi / E-book

 
     Kakao
Sustainable

Login Document

Support CSP

For more information, please contact:

Muh. Yusuf Saleh

  • Tel: (+62) -411-436-020
  • Email: info@cspindonesia.org